27/09/2020

GELIAT SMK KARAWANG

Knowledge, Skill & Attitude

“SMK Kalimasyada Pasok Majun Ke PT. Chemco”

Geliat SMK Karawang, – Sejak tahun 2019 SMK Kalimasyada menjadi pemasok majun untuk kepentingan industri di PT. Chemco. Majun yang diproduksi oleh para siswa mampu diterima oleh perusahaan yang bergerak di bidang spare part kendaraan bermotor tersebut.

Ade Kosim, S.Pd., M.Pd. Kepala SMK Kalimasyada menjelaskan bahwa pemberdayaan siswa dalam produksi majun tersebut adalah bagian dari program Kewirausahaan SMK Kalimasyada. “Materi bukanlah goal , namun lebih jauh lagi saya berharap peserta didik sedari dini dikenalkan dan ditempa belajar berwirausaha untuk bekal mereka saat terjun langsung dalam kehidupan yang sebenarnya” jelas Ade Kosim. Selanjutnya dia menerangkan bahwa dipilihnya pembuatan majun dalam program wirausaha usaha sekolah dikarenakan melihat peluang yang besar dalam produksi itu. “Sebagai salah satu SMK binaan PT. Chemco kami takkan menyia-nyiakan untuk peningkatan mutu pendidikan anak dan memberikan feed back kepada Chemco itu sendiri” papar Ade.

SMK Kalimasyada di tahun ajaran 2020-2021 memiliki 91 siswa yang mayoritas santri mondok di Ponpes Al Furqan, memiliki 13 Tenaga Pengajar Internal dan 6 guru pengabdian dari Ponpes di Gontor, bahwa mendalami kewirausahaan ini karena selaras dengan motto dari anak ponpes yaitu MANDIRI. “Nah disinilah kolaborasi antara IMTAQ dan IPTEK yang sesungguhnya, tujuan utama adalah semoga kelak mereka (siswa) mampu menciptakan lapangan kerja, mininalnya buat mereka sendiri” Ade memaparkan.

Majun yang diproduksi untuk penunjang kebutuhan produksi PT. Chemco disupply per-dua minggu sekali dengan kuantitas produksi 100-150 kg per-pengiriman. Ade kembali menjelaskan sejak menjadi binaan PT Chemco Harapan Nusantara sejak September 2017, Sekolah terus dipacu untuk peningkatan skill peserta didik, agar terbentuk mind set jiwa pewirausaha yang handal. “Bekerja di sektor industri bukan segalanya, dan bukan satu-satunya peluang mendapatkan pekerjaan” kata Ade. Dia menjelaskan bahwa uang saku yang siswa dapatkan dari produksi majun adalah stimulan untuk menghasilkan yang lebih besar bila kelak mereka fokus pada wirausaha. “Sekecil apapun wirausaha, maka anda adalah SEORANG BOS, dan setinggi apapun jabatan anda diperusahaan orang lain, maka tetap saja dikatakan BURUH” ucap Kepala SMK Kalimasyada yang sekolahnya beralamat di Telukbunder Desa Dewisari Kecamatan Rengasdengklok memotivas peserta didik yang sedang menjahit majun.

Ade Kosim, S. Pd., M.Pd – Kepala SMK Kalimasyada