29/11/2020

GELIAT SMK KARAWANG

Knowledge, Skill & Attitude

“Satu atau Dua Orang Kita Sadarkan, Ribuan Nyawa Terselamatkan” Perintah Harian KCD IV

Geliat SMK Karawang – Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Provinsi Jawa Barat mengeluarkan Instruksi Harian terkait lock down kepada Pengawas, Kepala SMA/SMK se-wilayah IV (Karawang, Purwakarta, Subang), Guru, dan Civitas Sekolah.

Melalui Pesan Whatsapp, Ai Nurhasan memerintahkan untuk para pelaku pendidikan agar aktif menyosialisasikan pentingnya membatasi interaksi sosial guna menghindari penyebaran COVID-19 di Indonesia. “Anda adalah tokoh masyarakat, yang suara Anda didengar setidaknya bagi sebagian atau beberapa orang,’ Kutipan dari Perintah harian tersebut.

Dibawah ini detail kutipan Perintah harian Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV.

Perintah harian KCDIV#6

Yth Pengawas, Ka Sekolah, Guru, Civitas Sekolah.

Pemerintah belum bisa memutuskan Lock Down sehingga untuk membatasi penularan COVID19 kembali pada kesadaran Masyarakat untuk menetapkan protokol kesehatan yg ketat dan membatasi pergerakan dan interaksi sosial secara fisik, ga ada cara lain karena faktanya RUMAH SAKIT kita kaga bakal sanggup menampung pasien yg membludak, jangankan buat suspek corona, buat pasien BPJS saja sudah ga karuan.

Untuk itu….

ANDA adalah tokoh masyarakat, yang SUARA anda didengar setidaknya bagi sebagian atau beberapa orang, tapi itu jauh lebih BERMANFAAT ketimbang kita ORANG TERDIDIK BERPENDIDIKAN hanya diam sibuk dengan internal sekolah, sibuk dengan BOS.. ?.

Hayu bantu MEREKA, ambil MIC mesjid, musola, getarkan dgn TAKBIR, sampaikan ke masyarakat HAYU kita batasi interaksi sosoal, jangan sampai kita yg bisa jadi membawa virus menjadi ZOLIM menyebarkan virus ke orang banyak, atau menjadi perantara PENYEBAR virus corona dari seseorang ke orang lain yg jauh lebih banyak.

Yu, bantu menyadarkan masyarakat..
Satu dua orang yg bisa kita sadarkan itu artinya kita menyelamatkan secara berantai sampai RIBUAN ORANG.

Kalo bukan kita, mau siapa lagi.

Semoga Allah melindungi kita semua.

Perintah harian itu mendapat respon dari para Kepala Sekolah, dan kemudian para Kespek merepost ke WAG di sekolahnya masing-masing.