01/12/2020

GELIAT SMK KARAWANG

Knowledge, Skill & Attitude

Panduan bagi Warga Karawang yang Ingin Periksakan Diri Terkait Covid-19

Selasa, 17 Maret 2020 | 08:36 WIB

KARAWANG, – Sebanyak 93 warga Karawang, Jawa Barat, masuk dalam kategori orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus corona atau Covid-19. Kemudian, ada 1 pasien dalam pengawasan (PDP) terkait virus corona.

Bupati Karawang Cellica Nurrchadiana menyebut, banyaknya jumlah ODP di Karawang, lantaran masyarakat yang usai bepergian dari luar negeri, baik umrah maupun pekerja, proaktif melapor.

“Masyarakat aktif melapor dan tim penanganan proaktif,” kata Cellica saat ditemui, Senin (16/3/2020).

Meski begitu, Cellica mengakui terdapat masyarakat yang masih enggan melapor.

Untuk itu, dia mengimbau masyarakat yang baru pulang dari umrah, bepergian ke luar negeri, atau tenaga kerja asing (TKA) untuk melapor dan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat, misalnya puskesmas.

“Terutama bagi mereka yang mendapat kartu kuning di bandara, harus segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat dari lingkungan tempat tinggalnya,” kata dia. Selain kriteria di atas, masyarakat yang mengalami gejala Covid-19 bisa mendatangi fasilitas kesehatan setempat.

Apabila membutuhkan informasi, warga bisa menghubungi hotline Pemkab Karawang 0899 9700 119 (SPGDT lokal Karawang) atau hotline pemerintah pusat 199 ext 9.

“Untuk para TKA, kami imbau yang habis bepergian maksimal satu bulan sebelumnya untuk melapor, atau bisa memeriksakan ke klinik perusahaan, nanti klinik perusahaan yang melapor kepada kami,” ujar Cellica.

Lantas, apa yang harus dilakukan ODP?

Masyarakat yang melapor nantinya akan menjadi ODP.

Aktivitas ODP akan dipantau selama 14 hari ke depan sebelum dinyatakan sehat dan bebas virus corona.

Namun, jika ditemukan gejala Covid-19, maka akan ditindaklanjuti oleh tim penanganan Covid-19.

Cellica menyebut, para ODP harus dikarantina dan mengisolasi diri selama 14 hari.

Mereka tidak diperkenankan melakukan aktivitas yang berhubungan dengan banyak orang, termasuk bekerja bagi para TKA.

“ODP sebaiknya tidak bekerja dulu sampai masa isolasi atau karantinanya habis,” kata dia.

Meski begitu, ia meminta para ODP menjaga kesehatan dengan menjaga asupan makanan yang bergizi, tidak mengonsumsi makanan mentah dan berolahraga yang cukup di rumah masing-masing.

sumber Berita : Kompas.com