29/11/2020

GELIAT SMK KARAWANG

Knowledge, Skill & Attitude

Maklumat PGRI JABAR Terkait Pembelajaran di Rumah

Geliat SMK Karawang – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menginstruksikan kepada semua Satuan Pendidikan untuk melaksanakan Pembelajaran di rumah dengan metode Daring. Dan responsif ini dilakukan oleh sekolah guna tindakan preventif penyebaran COVID-19.

Terkait pelaksanaan itu, PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) sebagai lembaga yang mewadahi Tenaga Pendidik mengeluarkan maklumat yang tersebar di Grup Whatsapp. Adapun maklumatnya sebagai berikut :

HIMBAUAN UNTUK PEMERINTAH..

KAMI MASYARAKAT UMUM,
MASYARAKAT PENDIDIKAN
PGRI JAWA BARAT

MENDUKUNG LANGKAH-LANGKAH
PREPENTIF YANG DIAMBIL
PEMERINTAH BAIK PUSAT DAN DAERAH, DALAM UPAYA MEMUTUS MATA RANTAI VIRUS
CORONA AGAR TIDAK LEBIH
MENYEBAR.

KAMI PIHAK ORGANISASI PGRI JAWA BARAT.
SANGAT MEMAKLUMI DAN MEMAHAMI, KEGALAUAN,
KEPANIKAN BAIK PEMERINTAH MAUPUN ORANGTUA SISWA,
ATAU MASYARAKAT UMUM.

SECARA TERSTRUKTUR PGRI JAWA BARAT BERADA DI BARISAN PALING DEPAN DALAM MEMBANTU MENSOSIALISASIKAN KEBIJAKAN PEMERINTAH PUSAT DAN DAERAH, SERTA TURUT MENENANGKAN, MEMBERI PENGERTIAN, PEMAHAMAN TERUTAMA KE PIHAK WARGA SEKOLAH, SERTA MEMBERIKAN ALTERNATIF SOLUSI DALAM
PELAKSANAAN PEMBELAJAR
AN DI RUMAH

SETELAH BERJALAN 5 (LIMA) HARI
SEJAK TGL 16 MARET S.D. 21 MARET 2020. TERDAPAT BEBERAPA MASALAH TERUTAMA DALAM BELAJAR
ON LINE, YANG DILAKSANAKAN SAAT INI, YAITU SBB.:

1) MASYARAKAT/ORTU MERASA TERBEBANI DENGAN BERBAGAI TUGAS SETIAP MATA PELAJARAN SEHINGGA SAMPAI LARUT MALAM MENGERJAKAN TUGAS.

2) ANAK YG KERJA KELOMPOK WAKTUNYA BERLARUT-LARUT SERTA KURANG TERKONTROL.

3) BANYAK INSTRUKSI YANG HARUS DILAKSANAKAN DILUAR KEMAMPUAN.

MEMAKNAI KEADAAN INI
SERTA USULAN DAN MASUKAN DARI BERBAGAI PIHAK.

MENURUT PGRI DIPANDANG
PERLU.

1) PENJELASAN YG SPESIFIK KEPADA SELURUH GURU TENTANG
RUHNYA BELAJAR JARAK JAUH, SERTA TEKNISNYA.

2) SETIAP SEKOLAH HARUS MEMBERI PENJELASAN KEPADA ORANGTUA, SECARA TERSTRUKTUR, TERINCI, DAN TERPROGRAM.

3) MODEL PEMBELAJARAN DIUBAH YANG LEBIH MENARIK, TIDAK MERUPAKAN INSTRUKSI, TAPI MEMBERI PANGALAMAN NENYENANGKAN.

4) PENGAWASAN DAN PENDAMPINGAN HARUS DILAKSANAKAN OLEH PIHAK TERKAIT.

5) TIDAK SETIAP SISWA MEMILIKI INTERNET MEMADAI, SEHINGGA MENCARI WARNET TERKADANG WARNET BERMASALAH
MAKA TUGAS JANGAN HANYA BENTUK ONLINE, TETAPI BENTUK LAIN YANG DAPAT DIKERJAKAN BAIK PERORANGAN MAUPUN KELOMPOK
MISALNYA HAFALAN, KEMUDIAN DITES PADA WAKTU MASUK SEKOLAH.

6) TIDAK SETIAP SISWA MEMILIKI HP YANG KUMPLIT ATAUPUN LAPTOP/KOMPUTER MEMADAI,
MAKA DISIAPKAN KBM YANG NON ONLINE.

7) PEMBERIAN TUGAS JANGAN TERLALU DIBATASI, SEHINGGA MENJADI STRES.
BERILAH TUGAS YANG BEBAS TERBATAS. SISWA MERASA ENJOY UNTUK MENGEMBANGKANNYA.

8) TAGIHAN PENGUMPULAN TUGAS SETIAP SISWA TIDAK HARUS DALAM WAKTU YANG SAMA ( SERENTAK BERSAMA-SAMA)

9) HARUS MEMPERHATIKAN KEADAAN DAN KEMAMPUAN SISWA SERTA LATAR BELAKANG ORANGTUANYA.

SELANJUTNYA PGRI JAWA BARAT. MENGUCAPKAN TERIMA KASIH. KEPADA GUBERNUR JABAR. BUPATI,WALI KOTA SE JABAR ,

KEPALA DINAS PENDIDIKAN JABAR, KEPALA DINAS PENDIDIKAN KAB/KOTA SE JABAR, KCD. PARA PENGAWAS SERTA PARA KEPSEK DAN GURU
YANG MENYUKSESKAN PROGRAM INI

SEMOGA ALLOH
SWT. SELALU MENJAGA KITA, DAN PANDEMI INI SEGERA BERAKHIR. AAMIN.

PENGURUS
PGRI JAWA BARAT

Pernyataan yang mengatasnamakan Pengurus PGRI Jawa Barat itu dibenarkan oleh Drs. H. Asep Ishak selaku pengurus PGRI Kabupaten Karawang. ” Ya, Itu dari Pa Dede Amar langsung, Ketua PGRI Jabar” Kata Asep Ishak melalui pesan Whatsapp saat dikonfirmasi oleh Redaksi Geliat SMK Karawang.