oleh

Lulusan SMK Sudah Pasti Siap Kerja

-Opini-87 views

Oleh : Dedi Supriadi, S.Pd, MM (Kepala SMK PGRI 3 KARAWANG/Ketua FKKSMKS Kab. KARAWANG)

Pendidikan lanjutan setelah SMP bukan hanya SMA. Masuk SMK bisa menjadi pilihan untuk mereka yang ingin punya keterampilan kerja.

Mengenali minat dan bakat anak sejak dini sangatlah penting. Pada usia SD – SMP, ini akan membantu Anda mengarahkan anak pada kegiatan positif yang bisa ia lakukan di luar waktu sekolah. Di akhir bangku SMP, potensi anak bisa menolong anak untuk menentukan pilihan, mau ke mana setelah lulus SMP. Di Indonesia, ada tiga pilihan. Anak bisa memilih masuk SMA (Sekolah Menengah Atas), masuk MA (Madrasah Aliyah), dan masuk SMK (Sekolah Menengah Kejuruan). Pilihan pertama dan terakhir termasuk yang paling populer.

Ketika anak memilih masuk SMA, maka ia harus siap mempelajari berbagai disiplin ilmu. Semua ilmu yang ia pelajari di bangku SMA akan menjadi dasar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, dalam hal ini ke perguruan tinggi. Komposisi materi di SMA terdiri dari 90% teori dan 10% praktek.

Sementara, saat anak menentukan ia ingin masuk SMK, maka ia harus siap dengan gaya pembelajaran yang berbeda. Komposisi materi di SMK kebalikan dari SMA. Anak akan mendapat 60% praktek dan 40% teori. Dalam kesehariannya, anak lebih banyak diajari langsung bagaimana praktek melakukan sesuatu ketimbang teori. Praktek ini pula yang akan mengasah keterampilan anak dan menjadi modal utama saat ia bekerja langsung di lapangan.

SMK sendiri merupakan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan setingkat SMA. Tujuan sekolah ini adalah mempersiapkan siswa untuk masuk lapangan kerja. Porsi materi di atas juga menjelaskan mengapa keterampilan kerja lulusan SMK lebih memadai daripada lulusan SMA. Pendek kata, lulusan SMK bakal menjadi tenaga siap pakai dalam dunia kerja.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *